GALERI MADRASATUL QURAN |

Selagi bintang masih berkelip

Dengan deburan gagahnya cahaya gemintang

Yang seakan tak pernah suram

Senantiasa hiasi langit malam

Semoga sholawat Allah tetap tercurah

Berikut serangkaian rahmat agung-Nya

Atas Muhammad, penunggang unta terbaik

Satu per satu dari para pencintanya

Seakan tak lekang oleh waktu, mereka sebut namanya

Walau raga tak pernah jumpa

Tengoklah , betapa rindu ini tiada terkira

Ya rasul!

Wahai makhluk paling mulia!

Alangkah tanpamu, tiadalah daku dan raya semesta

Terselubung dalam hatiku yang paling dalam

dan dengan seganjil jiwaku yang tersisa

Layakkah aku mencintaimu, merindukanmu, dan mengikuti setiap jejak langkahmu

Ya Rasul!

Jika memang aku tak layak

Aku mohon izinkanlah!

Izinkanlah aku untuk mengungkap rasa rinduku

Atas dirimu dalam setiap bait-bait puisi yang kutulis

Jikalau setiap bait puisi yang kutulis

Adalah wujud dari rasa rinduku atasmu

Maka aku tak akan pernah berhenti menulisnya

Oleh: M. Nasywan Naufal | Darussalam 07 | XI Agama 2 Madrasah Aliyah MQ |


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: