GALERI MADRASATUL QURAN |

Pada hari Kamis tepatnya (22/09/22) telah terlaksana acara Musabaqoh Hifdhil Qur’an yang dibagi menjadi 2 cabang yakni cabang 28-30 dan 1 Juz Tilawah. Acara ini diselenggarakan oleh Dep. Pendidikan PP. Madrasatul Qur’an dan bertempat di dua tempat. Cabang 28-30 bertempat di GOR MQ dan Cabang 1 Juz Tilawah bertempat di Masjid Agung MQ.

Acara dibuka oleh Master of Ceremony dan dilanjut pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta pembacaan tata tertib oleh departemen yang bertugas. Setelah pembacaan tata tertib selesai, dilanjut pelaksanaan lomba dan penutup acara oleh Master of Ceremony.

Peserta MHQ 1 Juz Tilawah Membaca Maqro’ yang telah dipilih

Sebelum maju para peserta terlebih dahulu memilih maqro’ yang sudah disiapkan oleh Dep. Pendidikan, bagi peserta cabang 1 Juz Tilawah, sebelum melakukan sesi sambung ayat dengan penguji, peserta harus membaca maqro’ yang sudah dipilih terlebih dahulu dengan menggunakan 4 komposisi lagu, yakni 3 lagu wajib dan 1 lagu pilihan dalam tingkatan Mujawwad.

Musabaqah Hifzhil Qur’an atau biasa disebut MHQ adalah bidang musabaqah menghafal Al-Qur’an dengan bacaan murattal dan menggunakan qira’at Imam Ashim riwayat Hafs serta Mushaf Bahriah (Al-Qur’an Pojok). Musabaqoh Hifdhil Qur’an cabang 28-30 juz dan 1 juz tilawah adalah dua di antara cabang MTQ. Perbedaan MHQ cabang 28-30 juz bil-ghoib dan MHQ 1 juz tilawah ialah jika MHQ 28-30, para peserta langsung diuji hafalan mereka dengan beberapa pertanyaan yang telah diambil dari petugas atau biasa disebut maqro’, melainkan dengan MHQ 1 juz tilawah, para peserta diharuskan untuk membaca maqro’ yang dipilih dengan tilawah. Usai pembacaan maqro’ tilawah, para peserta MHQ 1 juz tilawah baru akan diberi pertanyaan sambung ayat. Maqro’ sesi sambung ayat ini, diambil dari juz 1 ataupun juz 30.

Peserta MHQ 28-30 Juz Meneruskan ayat yaang dibacakan oleh yang bertugas

Musabaqoh Hifdhil Qur’an merupakan ajang bergengsi di lingkup pesantren, terlebih pesantren yang notabene pendidikannya adalah Al-Qur’an, dalam perlombaan ini kualitas hafalan peserta akan diuji, sebagai proses penyaringan untuk mencari peserta yang kualitas hafalannya baik, peserta yang kualitas hafalannya baik akan dibina untuk menjadi delegasi di event MTQ yang diadakan setiap tahun. Dengan diadakannya acara ini semoga bisa menjadi motivasi bagi santri yang lain agar bisa memperbaiki kualitas hafalan dan dapat mengikuti jejak para peserta lomba dalam mengharumkan nama pesantren.

Penilaian oleh Dewan Hakim

Dengan diadakannya acara ini semoga bisa menjadi motivasi bagi santri yang lain agar bisa memperbaiki kualitas hafalan dan dapat mengikuti jejak para peserta lomba dalam mengharumkan nama asrama masing-masing.  Serta dengan harapan penuh para santri tidak hanya mendalami Al- Qur’an secara lafadhnya saja tetapi juga dalam makna dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: